Pencarian

Pemkot Jambi Evaluasi Kebijakan TPS dan Operator Sampah OPBM, Volume Sampah Capai 447 Ton per Hari

Minggu, 14 Juni 2026 • 11:18:31 WIB
Pemkot Jambi Evaluasi Kebijakan TPS dan Operator Sampah OPBM, Volume Sampah Capai 447 Ton per Hari
Wali Kota Jambi Maulana memimpin dialog publik evaluasi kebijakan TPS dan OPBM di Rumah Dinas Wali Kota.

JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar Dialog Publik transformasi tata kelola persampahan di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (13/6/2026). Forum ini dihadiri langsung Wali Kota Maulana, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, serta unsur Forkopimda.

Acara menghadirkan akademisi dan pakar lingkungan, di antaranya Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, dan Pakar Lingkungan Universitas Jambi Prof. Ir. Rosyani. Diskusi melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, mahasiswa, pegiat lingkungan, hingga Forum Ketua RT se-Kota Jambi.

Program OPBM dan Target Pemilahan Sampah dari Rumah Tangga

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa OPBM merupakan bagian dari program Kampung Bahagia yang mengacu pada Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) Kota Jambi 2025–2045. Kebijakan ini diarahkan untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan.

“Secara garis besar masyarakat mendukung, namun ada hal-hal yang perlu dievaluasi bersama, seperti iuran, sosialisasi, dan mekanisme yang harus lebih transparan. Semua masukan ini akan menjadi bahan perbaikan,” ujar Maulana. Menurutnya, sampah tidak hanya persoalan lingkungan tetapi juga memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan baik.

Pemkot menargetkan sistem pemilahan sampah dari rumah tangga agar memiliki nilai ekonomi. Ke depan, penguatan Kampung Bahagia akan mendukung OPBM, termasuk penyediaan sarana pengangkutan sampah sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

342 TPS di Kota Jambi, 90 di Antaranya Liar

Maulana mengungkapkan data terbaru bahwa Kota Jambi saat ini memiliki 342 TPS, terdiri dari 252 TPS resmi dan 90 TPS liar. Kondisi ini mendorong perlunya transformasi sistem pengelolaan agar lebih terstruktur.

Ia menegaskan bahwa pembongkaran sejumlah TPS dilakukan berdasarkan permintaan masyarakat yang wilayahnya telah siap menjalankan sistem OPBM. Aspek kebersihan dan keamanan menjadi syarat utama Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa, sejalan dengan visi RPJMD 2025–2030 melalui program Kota Jambi Bahagia.

Volume Sampah Meningkat Lebih dari Dua Kali Lipat

Peningkatan jumlah penduduk berdampak langsung pada kenaikan volume sampah. Saat ini produksi sampah Kota Jambi mencapai 447,78 ton per hari, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2000 yang hanya sekitar 200 ton per hari.

Dialog publik ini menjadi bagian dari upaya kepemimpinan Maulana–Diza dalam menjaring masukan terhadap kebijakan transformasi pengelolaan sampah. Semua masukan dari elemen masyarakat akan menjadi bahan perbaikan kebijakan ke depan.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks