MUARO JAMBI — Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Muaro Jambi tak menyurutkan langkah ratusan pelajar dan tenaga pendidik SMA Negeri 3 Muaro Jambi untuk memanjatkan doa. Mereka berkumpul di lapangan sekolah yang berlokasi di Jalan Lintas Jambi-Palembang, Tempino, Kecamatan Mestong, untuk melaksanakan salat istisqa, Jumat pagi.
Salat meminta hujan ini dipimpin oleh Kiai Haji Ariful Makholi. Seluruh peserta tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah di tengah kondisi udara yang tidak sehat.
Kegiatan Digabung dengan Peringatan Maulid Nabi
Momen salat istisqa ini sengaja dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Para siswa yang biasanya mengikuti pembelajaran dari rumah secara daring, hari itu datang khusus ke sekolah untuk mengikuti kedua acara keagamaan tersebut.
Pihak sekolah berharap melalui ikhtiar spiritual ini, hujan segera mengguyur wilayah Muaro Jambi. Turunnya hujan dinilai menjadi kunci untuk meredakan kabut asap serta memulihkan ketersediaan air bersih yang mulai sulit didapat warga akibat kemarau panjang.
Pembelajaran Daring Masih Berlanjut
Hingga saat ini, proses belajar-mengajar di SMA Negeri 3 Muaro Jambi masih dilakukan secara daring. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan para pelajar.
Para siswa mengaku senang bisa mengikuti salat istisqa meski harus datang ke sekolah di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat. Mereka berharap kondisi lingkungan segera membaik agar aktivitas belajar di kelas dapat kembali normal tanpa harus terhalang jarak.
Harapan yang sama juga disuarakan para guru. Selain ingin segera bertatap muka dengan murid-muridnya, mereka berharap hujan dapat membantu masyarakat yang tengah kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.