BUNGO — Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.10 WIB saat hujan deras mengguyur kawasan perbukitan di Dusun Empelu. Material tanah dan puing bangunan rumah langsung menimbun tiga orang yang berada di dalam rumah.
Korban meninggal adalah Arya (10) dan Repita (4). Keduanya merupakan anak dari Suryani dan suaminya yang saat kejadian sedang berada di luar rumah.
Ibu Korban Selamat, Kaki Tertimbun Material
Suryani berhasil dievakuasi lebih dulu oleh tim gabungan karena hanya bagian kakinya yang terjepit reruntuhan. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muara Bungo untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka berat di kaki.
“Evakuasi korban menggunakan alat berat dari Dinas PU dan BPBD Bungo bersama tim SAR gabungan serta warga sekitar,” ujar Wakapolres Bungo, Aswindo, di lokasi kejadian.
Proses Evakuasi Berlangsung Sulit, Alat Berat Dikerahkan
Pencarian dua anak yang masih tertimbun berlangsung alot. Material longsor bercampur puing bangunan membuat tim gabungan harus bekerja ekstra menggunakan alat berat.
Setelah berjam-jam melakukan penyisiran, kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Longsor juga menghancurkan seluruh bangunan rumah beserta seluruh isi di dalamnya.
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Polisi Imbau Warga Waspada
Pihak kepolisian mengimbau warga Kabupaten Bungo untuk meningkatkan kewaspadaan. Cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah tersebut dinilai masih berpotensi memicu bencana susulan.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena kondisi cuaca saat ini tidak menentu,” tutup Aswindo.