Pencarian

Target Luas Tambah Tanam Padi Kota Jambi Naik Jadi 538 Hektare pada 2026, DPKP Siapkan Sejumlah Strategi

Rabu, 03 Juni 2026 • 17:42:01 WIB
Target Luas Tambah Tanam Padi Kota Jambi Naik Jadi 538 Hektare pada 2026, DPKP Siapkan Sejumlah Strategi
Petani di Kota Jambi bersiap menambah luas tanam padi mencapai 538 hektare pada 2026.

JAMBI — Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menetapkan target luas tambah tanam padi sebesar 538 hektare untuk tahun 2026. Angka ini lebih tinggi 18 hektare dibandingkan target tahun 2025 yang sebesar 520 hektare.

Realisasi 2025 Tembus 534 Hektare, Lebih Tinggi dari Target

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Kota Jambi, Amiruddin, menyatakan bahwa realisasi luas tambah tanam pada 2025 mencapai 534 hektare. Capaian itu meningkat sekitar 2,69 persen dari target yang ditetapkan.

Produktivitas padi di Kota Jambi tercatat rata-rata 5,6 ton per hektare gabah kering panen. Angka ini menjadi acuan untuk mengejar target produksi yang lebih besar pada tahun depan.

Apa Strategi Pemkot Jambi untuk Mencapai Target 2026?

Amiruddin menjelaskan bahwa DPKP telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan target tersebut tercapai. Salah satu strategi utama adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan baku sawah yang tersedia seluas 459 hektare.

"Kami memiliki target untuk luas tambah tanam seluas 538 hektare dan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya," kata Amiruddin di Jambi, Rabu.

Peningkatan indeks pertanaman (IP) di wilayah tertentu dan percepatan musim tanam juga menjadi fokus. Langkah ini diharapkan bisa mempercepat realisasi target luas tambah tanam yang sudah ditetapkan.

Padi Gogo dan Koordinasi Lapangan Jadi Andalan

Faktor lain yang mendorong kenaikan target adalah adanya penambahan tanam padi gogo seluas 8 hektare. Tanaman padi gogo dinilai cocok untuk lahan kering yang belum tergarap maksimal di Kota Jambi.

Untuk memantau perkembangan di lapangan, DPKP secara rutin menggelar rapat koordinasi bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP).

"Peningkatan target luas tambah tanam pada 2026 juga didorong oleh adanya penambahan tanam padi gogo seluas 8 hektare," ujar Amiruddin. Koordinasi itu bertujuan mencari solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks