MUARO JAMBI — Gerakan Jambi Bersholawat yang diinisiasi Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) terus digaungkan ke seluruh kabupaten dan kota. Kali ini, sosialisasi menyasar Kabupaten Muaro Jambi dengan menghadirkan Ketua TP PKK setempat Ririn Novianty Bambang Bayu Suseno, S.E, Sekda Budhi Hartono, S.Sos, M.T, serta ibu-ibu BKMT.
Acara diawali dengan lantunan sholawat yang diikuti khusyuk oleh para peserta. Hesti Haris menegaskan bahwa gerakan ini merupakan komitmen TP PKK untuk memperkuat nilai-nilai religius dan moral di tengah masyarakat.
Benteng Moral Generasi Muda di Era Digital
Menurut Hesti Haris, Gerakan Jambi Bersholawat digulirkan sebagai wadah menghidupkan kembali semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang berlandaskan nilai keagamaan. Ia menilai program ini menjadi langkah penting dalam menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat nilai spiritual masyarakat di tengah tantangan sosial saat ini.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentengi generasi muda, menjadi sarana edukasi spiritual untuk melindungi generasi penerus dari dampak negatif di era digital dan krisis akhlak,” ujar Hesti Haris dalam sambutannya.
Ia juga mendorong agar sholawat tidak hanya menjadi ritual, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai wisata religi. “Sholawat ini juga untuk memperkuat syiar Islam, juga mendorong sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan menjadikannya sebagai potensi wisata religi,” pungkasnya.
615 Buku Panduan untuk 41 Penyuluh Agama
Dalam sosialisasi tersebut, TP PKK Provinsi Jambi menyalurkan bantuan buku panduan Belajar Mandiri metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an. Sebanyak 615 eksemplar dibagikan kepada 41 penyuluh agama se-Kabupaten Muaro Jambi, masing-masing mendapat 15 buku.
Hesti Haris mengajak masyarakat Muaro Jambi untuk bersama-sama bersholawat, terus belajar, dan menggali ilmu agama. Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat telah dilakukan di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi dan akan terus berlanjut.
Dukungan Pemkab: Bukan Sekadar Seremonial
Bupati Muaro Jambi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Budhi Hartono menyatakan bahwa bersholawat bukan sekadar program seremonial. “Ini merupakan ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di dalam masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menekankan pentingnya penguatan nilai spiritual sebagai benteng moral bagi keluarga dan generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial. “Kami berharap Gerakan Jambi Bersholawat dapat semakin dipahami, diterima, dan dilaksanakan secara luas ke seluruh lapisan masyarakat mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga komunitas di desa dan kelurahan,” harapnya.
PKK sebagai Motor Penggerak di Tingkat Keluarga
Ketua TP PKK Kabupaten Muaro Jambi Ririn Novianty Bambang Bayu Suseno mengapresiasi kegiatan yang dinilainya mampu membersihkan hati serta memperkuat nilai spiritual, moral, dan akhlak mulia di tengah keluarga. Ia menilai gerakan ini bisa membentengi generasi penerus dari pengaruh negatif era modern.
“Sebagai motor pengerjaan pembangunan di tingkat keluarga, PKK memiliki peran sangat penting dalam menyukseskan gerakan ini. Saya menghimbau kepada seluruh ketua TP PKK kecamatan dan desa untuk menyimak, memahami tujuan, dan yang terpenting mengaplikasikannya dalam kehidupan keluarga serta lingkungan kita sehari-hari,” ungkap Ririn.