Pencarian

Solar Jadi Nyawa Ekonomi Nelayan Kampung Laut di Tanjung Jabung Timur, Pasokan Bergantung Truk Tangki EPN

Rabu, 03 Juni 2026 • 11:59:01 WIB
Solar Jadi Nyawa Ekonomi Nelayan Kampung Laut di Tanjung Jabung Timur, Pasokan Bergantung Truk Tangki EPN
Truk tangki solar EPN menjadi penentu utama kelangsungan ekonomi nelayan Kampung Laut, Tanjung Jabung Timur.

KUALA JAMBI — Raung mesin tempel yang biasa memecah pagi di Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, bisa berubah menjadi sunyi senyap jika satu hal tak terjadi: truk tangki solar tak kunjung tiba. Bagi masyarakat pesisir yang hidupnya bergantung pada hasil laut, solar bukan sekadar bahan bakar, melainkan urat nadi ekonomi yang menentukan apakah dapur mereka bisa mengepul esok hari.

SPDN Nipah Panjang yang dikelola Koperasi Produsen Majelis Harmonis menjadi satu-satunya oasis pasokan energi di kawasan itu. Truk tangki EPN yang menempuh perjalanan darat dari luar daerah adalah penentu tunggal denyut nadi perekonomian ribuan nelayan Tanjung Jabung Timur.

Bagaimana Solar Mengalir ke Ujung Pesisir Jambi?

Pasokan solar ke SPDN Nipah Panjang harus melalui perjalanan darat yang penuh tantangan. Truk tangki merah-putih milik Elnusa Petrofin harus melintasi jalanan yang kerap rusak, melewati perkebunan sawit, dan menyusuri jembatan sempit.

“Kalau mobil tangki siap bongkar muatan, tak jarang juga para nelayan berebutan ingin duluan mengisi jerigennya. Padahal sudah diminta antrean agar tertib. Ya, tapi itulah nelayan,” kata Manajer Operasional SPDN Majelis Harmonis, Sulaiman. Antrean panjang jeriken plastik langsung bergerak begitu tangki penyimpanan mulai terisi, menandakan kepastian yang kembali menyala di mata para pencari ikan.

Dampak Langsung ke Warga: Satu Hari Kosong, Dapur Tak Berasap

Ketergantungan pada pasokan solar membuat nelayan sangat rentan. Jumardin (43), nelayan setempat, menggambarkan situasi genting itu dengan gamblang. “Kalau minyak jenis solar kosong satu hari saja, itu artinya besok dapur tidak berasap,” ujarnya saat ditemui di SPDN Nipah Panjang.

Mesin tempel 15 PK hingga dua mesin di buritan kapal mereka akan membisu tanpa bahan bakar. Laut lepas yang terbentang luas hanya bisa dipandang dari dermaga kayu, sementara kecemasan menumpuk di dada para nelayan yang menggantungkan hidup dari samudra.

Siapa yang Paling Terdampak?

Seluruh nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadi pihak yang paling merasakan langsung dampak kelancaran atau keterlambatan pasokan solar. Koperasi Produsen Majelis Harmonis pun mengambil langkah antisipasi dengan pola pengantaran langsung menggunakan minibus pick-up ke setiap kecamatan.

“Kami sudah melakukan pola pengantaran langsung dengan minibus pic-up yang disiapkan koperasi, supaya benar-benar menyasar para nelayan. Kalau dijemput, khawatirnya tidak sampai atau diperuntukkan ke yang lain,” jelas Sulaiman. Sistem ini memastikan distribusi tetap merata meski medan logistik berat.

Kapan Pasokan Paling Rawan?

Tantangan logistik ini kian terasa nyata saat musim hujan tiba. Banjir yang menutupi badan jalan kerap memperlambat perjalanan truk tangki EPN menuju SPDN Nipah Panjang. Infrastruktur jalan yang rusak juga menjadi ujian ketahanan armada pengangkut solar.

Setiap truk tangki yang tiba di area SPDN selalu disambut bak pembawa kabar baik. Helaan napas lega kolektif seolah terdengar di sepanjang garis pantai Kampung Laut ketika tangki mulai menyalurkan muatannya ke tangki penyimpanan.

Mengapa Pasokan Solar Begitu Vital bagi Nelayan Kampung Laut?

Menangkap ikan bukan lagi sekadar profesi turun-temurun bagi warga Kampung Laut. Aktivitas ini adalah penyambung napas dapur keluarga yang tidak bisa ditawar. Tanpa solar, baling-baling mesin tempel tak bisa berputar, dan produktivitas nelayan berhenti total.

“Baling-baling mesin tempel kami tak bisa berputar selama pasokan BBM tidak masuk ke SPDN,” kata Jumardin, menegaskan hubungan kausal antara kedatangan truk tangki dan kehidupan warga pesisir. SPDN Majelis Harmonis menjadi institusi paling vital yang melayani kebutuhan energi ribuan nelayan se-Tanjung Jabung Timur.

Apa yang Terjadi Jika Pasokan Terlambat?

Keterlambatan pasokan solar bukan sekadar soal antrean panjang di SPDN. Lebih dari itu, ia menjadi vonis mati bagi produktivitas harian nelayan. Tanpa bahan bakar, kapal-kapal hanya bisa tertambat di dermaga, menyaksikan hari berlalu dengan kecemasan yang menumpuk.

Kehadiran truk tangki EPN di area SPDN adalah kepastian yang menyala kembali. Antrean jeriken plastik yang tadinya mati mulai bergerak hidup, dan denyut ekonomi Kampung Laut kembali berdetak normal.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks