Pencarian

Karhutla Gambut di Tanjab Barat Meluas Jadi 2,5 Hektare, Tim Gabungan Andalkan Kanal Dangkal

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 15:40:02 WIB
Karhutla Gambut di Tanjab Barat Meluas Jadi 2,5 Hektare, Tim Gabungan Andalkan Kanal Dangkal
Petugas memadamkan api di lahan gambut di Desa Muntialo, Tanjung Jabung Barat, Jambi, yang meluas hingga 2,5 hektare.

Kebakaran lahan gambut di Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, meluas hingga diperkirakan mencapai 2,5 hektare. Tim gabungan pemadam karhutla memasuki hari ketiga masih berjibaku memadamkan api yang membakar tanaman pinang dan kelapa sawit di lahan gambut sedalam satu meter, Sabtu (22/8).

TANJUNG JABUNG BARAT — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, terkendala kondisi kanal yang dangkal. Kepala Manggala Agni Daops Bukit Tempurung, Sandy Prabowo, menyebut lebar kanal hanya tiga meter dengan kedalaman 30 sentimeter dan airnya dalam kondisi kering.

Jarak sumber air ke titik api yang mencapai 200-300 meter membuat petugas harus bekerja ekstra. "Target hari ini tim menyisir sisi kiri dan kanan areal yang masih mengeluarkan asap, termasuk pada bagian utama yang terbakar atau menjadi sumber api," kata Sandy Prabowo dalam keterangan resminya, Sabtu.

Peralatan Dikerahkan dan Titik Api di Bawah Permukaan

Tim memfokuskan diri pada pendinginan titik-titik api di bawah permukaan gambut. Sebanyak tiga unit mesin ministrike dan dua unit mesin robin dikerahkan, ditambah 35 roll selang dengan panjang masing-masing 30 meter untuk menjangkau lokasi kebakaran.

Berdasarkan informasi masyarakat yang membantu tim pemadaman, luasan areal yang terbakar diestimasi mencapai 2,5 hektare. Angka akurat akan dihitung menggunakan analisis citra satelit oleh Kementerian Kehutanan.

Rekapitulasi Lahan Terbakar di Jambi Capai 658 Hektare

Data terbaru menunjukkan luas lahan terbakar di Provinsi Jambi sejak 1 Januari hingga 16 Agustus 2026 mencapai 658,29 hektare. Kabupaten Muaro Jambi menjadi wilayah dengan karhutla terluas, yakni 264,78 hektare, disusul Batanghari 95,53 hektare, Tanjab Barat 58,10 hektare, dan Tanjab Timur 32,71 hektare.

Selain upaya pemadaman darat, operasi udara juga digencarkan. Satu helikopter patroli PK-ELS dan satu helikopter waterbombing RA-22840 dikerahkan dengan total 27 kali pengeboman air atau 108.000 liter air yang dijatuhkan ke titik api.

Penegakan Hukum: 8 Tersangka dan 62 Kasus Karhutla

BPBD Provinsi Jambi merilis perkembangan penegakan hukum karhutla tahun 2026. Sebanyak 62 kasus ditangani, dengan rincian 55 kasus dalam tahap penyelidikan dan 7 kasus naik ke tahap penyidikan. Delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sarolangun mencatat kasus penyelidikan terbanyak dengan 26 kasus, diikuti Muaro Jambi dengan 10 kasus. Tim Posko Darat terus melakukan patroli, pengecekan lahan mudah terbakar, dan pemetaan sumber air di wilayah rawan.

Pemadaman di Merangin dan Sarolangun dipimpin langsung Dandim 0420/Sarko selaku Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi. Personel Posko Komando Terpadu di wilayah rawan karhutla juga gencar memberikan himbauan kepada masyarakat.

Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat risiko kebakaran gambut yang sulit dipadamkan dan berdampak pada kabut asap lintas wilayah.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks